Hilang Semua Janji
P: Tersenyumlah saat kau mengingatku
Karena saat itu aku sangat merindukanmu.
Menangislah saat kau merindukanku,
Karena saat itu aku tak berada di sampingmu.
Tapi... pejamkanlah mata indahmu itu,
Karena saat itu aku akan terasa ada di dekatmu.
Aku telah berada di hatimu, untuk selamanya.
Tak ada yang tersisa bagiku—
Selain kenangan indah bersamamu.
Mata indah yang biasa ku pandangi,
Tempat keindahan cinta bersinar.
Mata yang pernah menjadi milikku,
Kini seolah menjauh, meninggalkanku.
L: Hidup terasa hampa
Tanpa keindahanmu.
Hatiku, cintaku, rinduku—semua milikmu.
Cintamu tak pernah melepaskanku.
Bagaimana aku bisa terbang,
Mencari cinta lain,
Saat sayapku patah karena dirimu?
Cintamu akan tetap bersamaku—
Hingga akhir hayat, bahkan setelah kematian.
Hingga tangan Tuhan menyatukan kita kembali.
P: Sejauh apa pun hatiku terpikat
Pada sosok cahaya dalam gelapku,
Yang menyalakan sisa remang hatiku—
Namun tak cukup menerangi,
Tak cukup menghangatkan rasa yang sesungguhnya.
L: Aku tak pernah bisa mencintai selain dirimu.
Tak ada yang sanggup menandingi sosokmu dalam jiwaku.
Kau takkan terganti.
Bagai pecahan logam, kau meninggalkan kesunyian,
Kesendirian, dan kesedihan mendalam.
Kini... aku kehilanganmu?
P: Semua janji lenyap.
Semua mimpi indah musnah.
Hancur hatiku menyaksikan semua ini.
Kebahagiaan sirut dari relung hati.
Tak mampu kuperbuat apa-apa—
Selain menangisi semua ini.
Hancur hatiku melihat kau telah pergi.
P: Langit kelam berkelabu,
Menyelimuti hatiku.
Mengubah seluruh hidupku.
Mengapa semua jadi begini?
Perpisahan yang terjadi di antara kita.
Namun aku akan menanti keajaiban—
Yang membuat kita bersatu kembali.
L: Semua janji lenyap.
Semua mimpi indah musnah.
Hancur hatiku menyaksikan semua ini.
Kebahagiaan sirut dari relung hati.
Tak mampu kuperbuat apa-apa—
Selain menangisi semua ini.
Hancur hatiku melihat kau telah pergi.
L: Langit kelam berkelabu,
Menyelimuti hatiku.
Mengubah seluruh hidupku.
Mengapa semua jadi begini?
Perpisahan yang terjadi di antara kita.
Namun aku akan menanti keajaiban—
Yang membuat kita bersatu kembali.