AWVR

الي الانا ماليا ولا أريد أن أفقده معك ولكن لأن بدنك أشعر أن هناك شيئا مفقودا

Aku pernah bertanya pada diriku sendiri, kenapa aku mencintaimu? Awalnya kupikir karena kamu baik. tapi bukankah manusia bisa berubah?

Lalu kupikir mungkin karena aku penasaran. Tapi sekarang aku sudah tau semua kebiasaan mu yang aneh, caramu diam saat marah, atau bagaimana kamu terkadang melupakan hal-hal kecil. Kupikir, mungkin aku jatuh cinta karena caramu membuatku tertawa dihari paling berat. Tapi tawa itu pun kadang hilang. Dan semakin aku mencari alasan, semakin aku sadar... tidak ada satupun alasan yang merangkum rasa ini.

Aku tidak mencintaimu karena kamu selalu baik, karena kamupun bisa salah. Aku tidak mencintaimu karena kamu sempurna, karena aku tau kamu juga rapuh. Aku mencintaimu karena kamu adalah kamu. Dengan cara dudukmu yang tenang, caramu bercerita yang terkadang berantakan, dan keputusanmu yang kadang membuatku ingin marah, tapi juga membuatku ingin memelukmu lebih lama.

Kamu bukan definisi paling benar dari siapa yang pantas dicintai, tapi bagiku kamu tetap rumah, tempat aku ingin kembali bahkan, ketika hujan didalam hati terasa terlalu deras. Aku tidak butuh alasan untuk tinggal, karena kamu sendiri sudah cukup.

Dengan semua kurang dan lebihmu, aku memilih untuk tetap disini. Bersamamu, bukan karena kamu sempurna, tapi karena tanpamu, rasanya ada yang hilang dan aku tidak ingin menghilangkannya.